1
1
Pasar mobil listrik premium di Indonesia semakin ramai, tetapi tidak banyak model yang mampu menawarkan kombinasi kemewahan, teknologi, dan kenyamanan keluarga dalam satu paket.
Setelah mendapat kesempatan menjajal langsung XPENG X9 Facelift pada sesi test drive terbatas di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, saya mulai memahami mengapa MPV listrik asal China ini menjadi salah satu kendaraan yang paling menarik perhatian dalam beberapa bulan terakhir.
Pengalaman singkat selama sekitar 30 menit memang belum cukup untuk mengupas seluruh kemampuan mobil ini. Namun, waktu tersebut sudah cukup untuk memberikan gambaran mengenai karakter utama yang ingin ditawarkan XPENG: kenyamanan tingkat tinggi yang dipadukan dengan teknologi masa depan.
Kesan Pertama: Besar, Modern, dan Tidak Terasa Mengintimidasi
Dari luar, XPENG X9 Facelift tampil futuristis dengan bahasa desain yang disebut Starship Design Language 2.0. Garis bodinya tegas dan modern, sementara bentuk aerodinamisnya menghasilkan koefisien hambatan udara hanya 0,236 Cd. Angka tersebut tergolong impresif untuk sebuah MPV berukuran besar.
Secara visual, mobil ini memang terlihat panjang dan lebar. Jujur saja, sebelum duduk di balik kemudi, saya sempat mengira kendaraan sebesar ini akan terasa merepotkan saat bermanuver di jalan perkotaan yang padat.
Namun anggapan tersebut langsung berubah ketika sesi berkendara dimulai dari kawasan Istora Senayan menuju area sekitar Gelora Bung Karno.
Di Balik Kemudi, XPENG X9 Facelift Ternyata Sangat Bersahabat

Selama 15 menit pertama, saya mendapat kesempatan mengemudikan langsung unit XPENG X9 Facelift.
Hal pertama yang langsung terasa adalah posisi duduk yang nyaman. Jok elektrik memudahkan pengaturan posisi berkendara sesuai kebutuhan. Dengan tinggi badan sekitar 181 cm, saya masih mendapatkan ruang kaki yang sangat lega tanpa merasa sempit.
Setir terasa ringan dan mudah dikendalikan. Respons kendaraan juga cukup natural, sehingga adaptasi tidak membutuhkan waktu lama.
Selama test drive, kecepatan berkisar di angka 50 hingga 60 km/jam. Dalam kondisi tersebut, mobil terasa tenang dan stabil. Salah satu kejutan terbesar datang ketika melewati beberapa obstacle berupa speed bump. Biasanya kendaraan besar masih menyisakan guncangan yang cukup terasa di dalam kabin. Namun pada XPENG X9 Facelift, getaran yang masuk ke kabin berhasil diredam dengan baik.
Kemungkinan besar hal ini berkat kombinasi Dual-Chamber Air Suspension yang menjadi salah satu fitur unggulannya. Sistem suspensi tersebut memang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas.
Yang lebih menarik, ukuran bodi yang besar ternyata tidak membuat mobil ini terasa canggung saat diajak berbelok. Beberapa tikungan yang cukup tajam dapat dilalui dengan mudah. Kehadiran Rear-Wheel Steering (RWS) tampaknya memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kelincahan kendaraan saat bermanuver.
Baris Kedua Adalah Tempat Terbaik Menikmati XPENG X9 Facelift

Jika pengalaman sebagai pengemudi sudah cukup menyenangkan, pengalaman sebagai penumpang baris kedua justru menjadi bagian yang paling berkesan selama sesi test drive.
Menurut saya, inilah alasan utama mengapa XPENG X9 Facelift layak diperhitungkan di segmen MPV premium.
Begitu duduk di captain seat baris kedua, kesan mewah langsung terasa. Jok berbahan Nappa Leather yang menjadi bagian dari Cloud-sense Seat 3.0 terasa empuk dan nyaman menopang tubuh.
Fitur leg rest membuat posisi duduk semakin rileks. Namun yang paling menarik tentu saja mode zero gravity seat.
Saat fitur ini diaktifkan, posisi tubuh berubah sedemikian rupa sehingga memberikan sensasi melayang dan mengurangi tekanan pada beberapa bagian tubuh. Pengalaman tersebut mengingatkan saya pada kursi kelas bisnis pesawat jarak jauh.
Belum berhenti di situ, masing-masing captain seat juga dilengkapi fitur pijat pada bagian punggung. Dalam perjalanan panjang, fitur seperti ini jelas bukan sekadar gimmick, melainkan sesuatu yang benar-benar bisa meningkatkan kenyamanan penumpang.
Untuk hiburan, tersedia layar berukuran 21,4 inci yang dapat digunakan untuk menikmati musik maupun menonton video selama perjalanan.
Sementara itu, sistem audio XOpera dengan 27 speaker dan konfigurasi suara 7.1.6 channel menghadirkan pengalaman audio yang terasa premium. Walaupun saya tidak memiliki cukup waktu untuk mengeksplorasi seluruh kemampuannya, kualitas suara yang dihasilkan sudah cukup mengesankan dalam sesi singkat tersebut.
Teknologi yang Membuat Hidup Lebih Mudah

Salah satu fitur yang paling menarik perhatian pada akhir sesi test drive adalah kemampuan automatic parking.
Teknologi ini memungkinkan pengemudi memilih lokasi parkir, sementara sistem kendaraan akan mengambil alih proses parkir secara otomatis. Pengemudi tidak perlu mengendalikan setir maupun menginjak pedal gas.
Di tengah kondisi parkir perkotaan yang sering kali sempit dan menantang, fitur seperti ini berpotensi menjadi salah satu daya tarik terbesar bagi calon konsumen.
Kemampuan tersebut didukung oleh sistem XPILOT yang memanfaatkan 27 sensor untuk membantu berbagai fungsi keselamatan dan bantuan berkendara.
Selain itu, tersedia pula fitur intelligent parking, 360° transparent chassis, hingga sembilan airbag yang memberikan perlindungan tambahan bagi seluruh penumpang.
Pengisian Daya Super Cepat Jadi Nilai Tambah
Selain kenyamanan, XPENG X9 Facelift juga menawarkan teknologi yang cukup mengesankan di sektor elektrifikasi.
Mobil ini dibangun menggunakan platform 800V Silicon Carbide dengan teknologi 5C fast charging. Secara teori, baterainya dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 12 menit.
Angka tersebut menjadi salah satu yang tercepat di kelasnya dan dapat mengurangi kekhawatiran pengguna terkait waktu pengisian daya saat melakukan perjalanan jauh.
Untuk pasar Indonesia, XPENG menawarkan tiga pilihan varian. Standard Range Pro dibanderol Rp1,14 miliar dengan jarak tempuh hingga 620 km (NEDC). Sementara Long Range Pro dan Long Range Pro+ menawarkan jarak tempuh hingga 715 km (NEDC) dengan harga masing-masing Rp1,219 miliar dan Rp1,259 miliar.
Kesimpulan: Salah Satu MPV Listrik Paling Nyaman yang Pernah Saya Coba

Meski hanya mendapat waktu sekitar 30 menit, pengalaman singkat tersebut cukup untuk menunjukkan karakter utama XPENG X9 Facelift.
Mobil ini bukan sekadar MPV listrik dengan teknologi canggih. Fokus utamanya terasa sangat jelas: memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh penumpang.
Sebagai pengemudi, mobil ini terasa mudah dikendalikan, stabil, dan tidak menakutkan meski memiliki dimensi besar. Sebagai penumpang, terutama di baris kedua, pengalaman yang ditawarkan benar-benar berada di level berbeda berkat captain seat premium, fitur pijat, leg rest, hingga mode zero gravity.
Jika ada satu catatan yang masih menjadi perhatian, itu adalah dimensi bodinya yang cukup besar. Untuk beberapa kawasan dengan jalan sempit atau area parkir terbatas, ukuran kendaraan ini mungkin akan membutuhkan penyesuaian ekstra dari pemiliknya.
Di luar hal tersebut, XPENG X9 Facelift berhasil meninggalkan kesan positif. Bagi konsumen yang mencari MPV listrik premium dengan kenyamanan layaknya lounge berjalan dan teknologi yang terasa futuristis, kendaraan ini layak masuk daftar teratas untuk dipertimbangkan. Bahkan, setelah mencobanya secara langsung, saya bisa memahami mengapa banyak orang menyebut XPENG X9 Facelift sebagai salah satu standar baru di segmen MPV listrik mewah.