1
1
Pastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang. Ciputra Hospital menyarakan memberikan anak makanan yang kaya akan protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Beberapa contoh makanan yang baik untuk menaikkan berat badan anak antara lain:
Berikan anak makanan dalam porsi kecil namun lebih sering. Idealnya, anak bisa makan 5-6 kali sehari, termasuk 3 kali makan utama dan 2-3 kali camilan sehat. Ini dapat membantu meningkatkan asupan kalori tanpa membuat anak merasa terlalu kenyang.
Tingkatkan kandungan kalori makanan anak dengan cara yang sehat. Misalnya, tambahkan minyak zaitun pada sayuran, taburkan keju parut pada pasta, atau campurkan selai kacang pada roti gandum.
Susu dan produk susu seperti yogurt dan keju kaya akan protein dan kalsium yang penting untuk pertumbuhan. Pilih susu full cream untuk anak yang perlu menaikkan berat badan. Namun, pastikan tidak ada intoleransi laktosa sebelum memberikannya.
Meskipun terdengar kontra-intuitif, aktivitas fisik yang tepat dapat membantu menaikkan berat badan anak. Olahraga dapat meningkatkan nafsu makan dan membangun massa otot. Pilih aktivitas yang menyenangkan seperti berenang, bersepeda, atau bermain di taman.
Tidur yang cukup penting untuk pertumbuhan anak. Anak usia 1-3 tahun membutuhkan 12-14 jam tidur per hari, sementara anak usia 3-5 tahun memerlukan 11-13 jam tidur. Kurang tidur dapat mengganggu hormon pertumbuhan dan nafsu makan.
Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan suplemen untuk membantu menaikkan berat badan anak. Namun, jangan memberikan suplemen tanpa konsultasi medis terlebih dahulu.