1
1
KLAKSON motor adalah komponen kelistrikan pada sepeda motor yang berfungsi menghasilkan suara sebagai tanda peringatan atau pemberitahuan kepada pengguna jalan lainnya.
Klakson bekerja dengan memanfaatkan arus listrik dari sistem kelistrikan motor untuk menggerakkan mekanisme penghasil suara.
Lapisan pelindung kabel yang rusak dapat membuat penghantar listrik bersentuhan dengan rangka atau kabel lain sehingga terjadi korsleting.
Air yang masuk ke konektor atau bagian kelistrikan dapat menyebabkan hubungan listrik tidak normal dan berpotensi menimbulkan korsleting.
Konektor yang longgar, berkarat, atau rusak dapat mengganggu aliran listrik dan menyebabkan masalah pada klakson.
Kontak listrik di dalam tombol klakson yang kotor, aus, atau rusak dapat membuat arus listrik mengalir tidak sebagaimana mestinya.
Kabel yang terjepit bodi motor atau terlalu sering mengalami tekukan dapat mengalami kerusakan pada bagian isolasinya.
Pada motor yang menggunakan relay, komponen yang rusak dapat menyebabkan gangguan pada rangkaian kelistrikan klakson.
Komponen di dalam unit klakson yang rusak dapat menyebabkan arus listrik berlebihan atau membuat sekring terus putus.
Pemasangan klakson aftermarket atau aksesori kelistrikan dengan sambungan kabel yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko korsleting.
Untuk mengatasinya, periksa sekring, kabel, konektor, tombol klakson, dan relay secara berurutan. Jika terdapat kabel terkelupas atau sambungan yang terbakar, sebaiknya segera diperbaiki. (Z-4)
Sumber: suzuki, hondaserimpi