1
1
Aktor Paapa Essiedu mengungkapkan dirinya menerima ancaman pembunuhan yang dipicu isu rasial setelah diumumkan sebagai pemeran Profesor Severus Snape dalam serial terbaru Harry Potter yang tengah disiapkan HBO Max.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung dalam wawancara yang dilansir Mashable Indonesia dari The Sunday Times, menyoroti sisi gelap reaksi sebagian penggemar terhadap keputusan casting tersebut.
“Saya pernah diberi tahu, ‘Keluar atau saya akan membunuhmu,’” ujar Essiedu, menggambarkan secara gamblang tekanan yang ia terima sejak keterlibatannya dalam proyek tersebut diumumkan ke publik.
Ia menegaskan bahwa ancaman itu bukan sekadar komentar biasa di internet, melainkan pesan langsung yang menyasar dirinya secara personal.Menurut Essiedu, situasi tersebut terasa nyata karena ancaman itu mudah ditemukan di media sosial.
“Ini benar-benar penting. Kenyataannya, jika saya membuka Instagram, saya akan melihat seseorang berkata, ‘Saya akan datang ke rumahmu dan membunuhmu.’ Jadi meskipun saya cukup yakin saya tidak akan dibunuh, itu bisa saja berubah buruk!”
“Tapi, ya, meski saya berharap akan baik-baik saja, tidak ada seorang pun yang seharusnya mengalami hal seperti ini hanya karena melakukan pekerjaannya,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun banyak profesi lain yang menghadapi risiko besar, ancaman semacam itu tetap tidak dapat dibenarkan, terlebih karena dirinya hanya berperan sebagai karakter fiksi.
“Saya hanya memerankan seorang penyihir di Harry Potter. Dan saya akan berbohong jika mengatakan ini tidak memengaruhi saya secara emosional,” ungkapnya.
Essiedu dipilih untuk memerankan Snape, karakter ikonik yang sebelumnya dibawakan oleh Alan Rickman dalam versi film layar lebar. Karakter tersebut dikenal sebagai salah satu figur paling kompleks dalam dunia Harry Potter, sehingga setiap perubahan interpretasi kerap memicu perdebatan di kalangan penggemar.
Pengumuman casting Essiedu pun tidak luput dari reaksi negatif, terutama dari kelompok penggemar yang menolak pendekatan baru dalam adaptasi ini.
Meski demikian, Essiedu justru melihat kritik dan serangan tersebut sebagai dorongan untuk tampil maksimal. “Namun, hinaan itu justru menjadi bahan bakar bagi saya. Dan membuat saya semakin bersemangat untuk menjadikan karakter ini milik saya sendiri, karena saya teringat bagaimana perasaan saya saat kecil,” katanya.
Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan dunia sihir tersebut sejak usia dini. “Saya sering membayangkan diri saya berada di Hogwarts menaiki sapu terbang, dan gagasan bahwa anak seperti saya bisa melihat dirinya terwakili di dunia itu? Itu menjadi motivasi untuk tidak gentar menghadapi orang-orang yang mengatakan mereka lebih memilih saya mati daripada melakukan pekerjaan yang akan sangat saya banggakan.”
Aktor yang juga dikenal lewat perannya di Black Mirror dan I May Destroy You ini mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap Harry Potter berawal dari buku, bukan film.
Ia bahkan belum pernah menyaksikan adaptasi layar lebar yang dibintangi Daniel Radcliffe, Emma Watson, dan Rupert Grint. Meski begitu, karya J.K. Rowling memiliki tempat khusus dalam masa kecilnya.
“Saya adalah pembaca yang sangat rajin saat kecil. Ibu saya tidak mampu membayar pengasuh saat liburan, jadi dia membawa saya ke perpustakaan. Saya sangat menyukai ‘Harry Potter.’ Saya memang tidak pernah menonton filmnya, tetapi buku-bukunya menjadi pelarian ketika hal-hal lain terasa tidak mudah bagi saya,” ujarnya.
Sekadar informasi, serial Harry Potter versi terbaru dijadwalkan tayang pada 2027 melalui HBO Max dengan jajaran pemain yang sebagian besar baru. Tiga karakter utama akan diperankan oleh Dominic McLaughlin sebagai Harry Potter, Arabella Stanton sebagai Hermione Granger, dan Alastair Stout sebagai Ron Weasley.
Essiedu sendiri telah menandatangani kontrak jangka panjang selama satu dekade untuk proyek ini, yang ia sebut sebagai keputusan besar dalam hidupnya.
“Saya akan berusia 45 tahun saat semuanya selesai, dan saya tahu hidup saya akan berubah secara besar, tetapi saya harus menerima itu. Saya bahkan bisa saja sudah memiliki anak pada saat proyek ini berakhir,” katanya.
Dengan sorotan publik yang tinggi serta ekspektasi besar dari penggemar, peran Snape versi Essiedu dipastikan menjadi salah satu elemen paling dinantikan sekaligus paling diperdebatkan dalam adaptasi terbaru Harry Potter.