1
1
ROBERT Trujillo mengungkap cerita di balik keputusannya bergabung dengan Metallica pada 2003. Sebelum resmi menjadi bassist band tersebut, Trujillo ternyata sempat berada dalam persimpangan antara dua pilihan besar setelah mendapat tawaran dari Metallica dan Ozzy Osbourne dalam rentang waktu hanya 48 jam.
Kisah tersebut diceritakan Trujillo saat tampil dalam podcast Trying Not To Die yang dipandu Jack Osbourne dan Ryan Drexler. Saat itu, Trujillo memang sudah menjalani audisi untuk mengisi posisi bassist Metallica yang ditinggalkan Jason Newsted.
Namun, Metallica membutuhkan waktu untuk menentukan pilihannya. Di tengah penantian tersebut, Trujillo justru mendapat telepon dari Ozzy Osbourne, musisi yang sebelumnya sudah lama bekerja bersamanya.
Ozzy saat itu berencana kembali menjalani tur bersama Ozzfest dan mengajak Trujillo untuk bergabung. Karena belum mendapatkan kepastian dari Metallica, Trujillo akhirnya menerima tawaran tersebut.
Situasi berubah keesokan harinya ketika Lars Ulrich menghubungi Trujillo dan memintanya datang ke San Francisco, California, untuk bertemu langsung dengan anggota Metallica.
“Itu aneh, bagaimana dalam 48 jam itu, dua orang paling berpengaruh di hard rock mencari saya,” ujar Trujillo ketika mengenang situasi tersebut.
Setelah tiba di San Francisco, Trujillo akhirnya mendapatkan tawaran resmi untuk bergabung dengan Metallica. Namun, keputusan tersebut tidak langsung mudah diambil karena ia sudah lebih dahulu berkomitmen untuk kembali menjalani tur bersama Ozzy.
Trujillo mengatakan dirinya ingin menghormati komitmen yang telah dibuat kepada Ozzy. Di sisi lain, Metallica juga sedang berada dalam situasi yang membutuhkan keputusan cepat karena mereka tengah mempersiapkan perilisan album St. Anger dan memasuki fase baru setelah kepergian Jason Newsted.
Menurut Trujillo, anggota Metallica ketika itu memberikan gambaran jelas mengenai situasi mereka.
“The train is moving and it’s moving fast,” kenang Trujillo.
Dengan dua pilihan besar di hadapannya, Trujillo akhirnya mempertimbangkan arah karier yang paling tepat. Ia kemudian memilih Metallica dan secara resmi bergabung dengan band tersebut pada 2003.
Keputusan itu sekaligus mengakhiri kerja sama panjangnya dengan Ozzy. Meski demikian, Trujillo mengatakan kepergiannya dari band Ozzy dilakukan dengan persetujuan sang penyanyi dan Sharon Osbourne. Hubungan baik di antara mereka pun tetap terjaga.
Sebelum bergabung dengan Metallica, Trujillo telah memiliki pengalaman panjang di dunia musik. Ia merupakan bagian dari band solo Ozzy Osbourne selama beberapa tahun dan sebelumnya dikenal melalui Suicidal Tendencies serta Infectious Grooves.
Dalam wawancara tersebut, Trujillo juga menceritakan sisi lain dari proses audisinya bersama Metallica.
Ia mengaku pernah menghabiskan malam bersama Lars Ulrich hingga hampir pukul 05.00. Beberapa jam kemudian, Trujillo harus kembali ke studio untuk menjalani sesi bersama Metallica.
Meski berada dalam kondisi kurang prima setelah malam tersebut, Trujillo mengaku tetap mampu memberikan penampilan yang mengesankan. Salah satu lagu yang dimainkan dalam proses tersebut adalah “Battery”.
Momen dari proses audisi tersebut kemudian turut ditampilkan dalam dokumenter Metallica: Some Kind of Monster yang dirilis pada 2004.
Lebih dari dua dekade setelah memilih Metallica, hubungan Trujillo dengan Metallica dan keluarga Ozzy Osbourne tetap terjalin baik. Pada Juli 2026, Trujillo juga ikut ambil bagian dalam penampilan penghormatan Metallica untuk Ozzy Osbourne, sekitar satu tahun setelah acara Back to the Beginning.
Kisah tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam perjalanan karier Trujillo, mengingat dalam waktu kurang dari dua hari ia harus menentukan pilihan antara melanjutkan perjalanan bersama Ozzy Osbourne atau memulai babak baru bersama salah satu band metal terbesar di dunia. (Z-4)
Sumber: wikimetal