1
1
realme resmi mengonfirmasi perubahan besar pada sistem operasinya. Mulai peluncuran smartphone berikutnya, perangkat realme akan menggunakan ColorOS 17 sebagai antarmuka utama, menggantikan realme UI yang telah menjadi identitas perangkat lunak perusahaan selama beberapa tahun terakhir.
Konfirmasi tersebut disampaikan oleh realme India sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai rencana penggabungan realme UI dengan ColorOS milik Oppo.
Langkah ini disebut sebagai upaya perusahaan untuk menyederhanakan pengembangan perangkat lunak sekaligus mempercepat proses pembaruan sistem operasi.
Dikutip dari gsmarena (16/07/26), realme memastikan seluruh smartphone yang akan datang di pasar India akan langsung menjalankan ColorOS 17.
Meski belum mengungkap model pertama yang akan mengusung antarmuka baru tersebut, perusahaan mengindikasikan implementasinya akan dimulai pada lini produk generasi berikutnya.
ColorOS 17 diperkirakan lebih dulu hadir di smartphone Oppo sebelum kemudian diadopsi oleh perangkat realme.
Dengan keputusan ini, realme tidak lagi mengembangkan Realme UI sebagai platform perangkat lunak yang berdiri sendiri. Sebaliknya, perusahaan akan mengintegrasikan pengembangan software dengan ekosistem Oppo melalui ColorOS.
Perubahan ini tidak hanya berlaku untuk perangkat baru.
realme juga memastikan bahwa smartphone lama yang masih masuk dalam masa dukungan pembaruan Android akan menerima update ke ColorOS 17.
Salah satu perangkat yang dipastikan memperoleh pembaruan tersebut adalah realme GT 8 Pro. Smartphone flagship yang diluncurkan dengan realme UI 7 itu akan diperbarui ke ColorOS 17 sesuai komitmen empat kali pembaruan sistem operasi Android yang telah dijanjikan Realme.
Artinya, pengguna perangkat yang masih mendapatkan dukungan software tidak perlu khawatir kehilangan hak pembaruan meski realme UI dihentikan.
Menurut realme, penggunaan ColorOS 17 bertujuan untuk menyederhanakan proses pengembangan perangkat lunak dan meningkatkan efisiensi distribusi pembaruan.
Dengan menggunakan basis sistem operasi yang sama dengan Oppo, perusahaan dapat mengurangi biaya riset dan pengembangan (R&D), mempercepat pengiriman update Android, serta menghadirkan fitur baru secara lebih konsisten di seluruh perangkat.
Strategi ini juga dinilai akan memperkuat integrasi ekosistem antara realme dan Oppo yang sama-sama berada di bawah naungan BBK Electronics.
Meski nama realme UI akan ditinggalkan, pengalaman penggunaan diperkirakan tidak mengalami perubahan signifikan.
Selama ini, realme UI memang dikembangkan dari basis ColorOS sehingga keduanya memiliki tampilan, desain antarmuka, serta sebagian besar fitur yang serupa.
Bahkan pada masa awal berdirinya, smartphone realme menggunakan ColorOS sebelum perusahaan memperkenalkan Realme UI sebagai identitas software sendiri pada 2020.
Karena itu, transisi ke ColorOS 17 diperkirakan berlangsung mulus tanpa mengubah pengalaman pengguna secara drastis.
Hingga saat ini, konfirmasi penggunaan ColorOS 17 baru disampaikan untuk pasar India.
Meski demikian, mengingat realme menerapkan strategi perangkat lunak yang relatif seragam di berbagai negara, perubahan ini berpotensi diperluas ke pasar global, termasuk Indonesia.
Apabila diterapkan secara global, pengguna realme di Indonesia kemungkinan juga akan menerima pembaruan ColorOS 17 pada perangkat yang masih memenuhi syarat serta mendapati smartphone realme generasi berikutnya hadir tanpa realme UI.