1
1
PENGURUS Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menghormati keputusan pengunduran diri atlet tunggal putri andalan, Gregoria Mariska Tunjung, dari pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Langkah itu diambil setelah adanya komunikasi mendalam antara Gregoria Mariska Tunjung dengan Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian serta kepala pelatih tunggal putri utama Imam Tohari.
Dalam surat pengunduran dirinya, Gregoria Mariska Tunjung menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran pengurus dan tim pelatih atas kepercayaan yang diberikan selama 12 tahun masa baktinya di Cipayung.
Alasan utama di balik keputusan besar itu berkaitan dengan kondisi kesehatan Gregoria Mariska Tunjung yang tengah berjuang memulihkan diri dari gangguan vertigo. H
ingga saat ini, atlet kelahiran Wonogiri tersebut merasa belum pulih sepenuhnya sehingga memengaruhi kepercayaan dirinya untuk kembali ke lapangan pertandingan.
Selama memperkuat tim nasional, Gregoria Mariska Tunjung diakui telah memberikan kontribusi signifikan melalui dedikasi dan profesionalisme yang tinggi di kancah internasional. Pihak federasi menegaskan bahwa keputusan ini telah melalui pertimbangan matang dan PBSI mendoakan kesembuhan total bagi sang atlet demi masa depan kariernya.
“Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia. Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya,” ujar Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian dalam keterangannya. (H-4)