1
1
Toyota kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan teknologi hidrogen sebagai alternatif masa depan industri otomotif. Pada ajang balap ketahanan paling bergengsi di dunia, Le Mans 24 Hours 2026, pabrikan Jepang tersebut akan memperlihatkan secara publik untuk pertama kalinya prototipe mobil balap berbahan bakar hidrogen cair bernama TR LH2 Racing Prototype.
Demonstrasi tersebut dijadwalkan berlangsung di Circuit de la Sarthe, Prancis, yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Le Mans edisi ke-94. Kehadiran mobil ini menjadi langkah terbaru Toyota dalam upaya mempercepat pengembangan teknologi hidrogen di dunia motorsport sekaligus menguji potensinya sebagai solusi mobilitas rendah emisi di masa depan.
TR LH2 Racing Prototype dibangun menggunakan basis sasis yang sama dengan mobil balap TR010 HYBRID Hypercar yang akan berlaga di Le Mans 24 Hours pada 13-14 Juni mendatang. Bedanya, prototipe terbaru ini mengandalkan mesin pembakaran internal yang menggunakan hidrogen cair sebagai bahan bakarnya.
Toyota menjadwalkan mobil tersebut melakukan putaran demonstrasi pada 11 Juni pukul 12.50 waktu setempat dan kembali tampil pada 13 Juni pukul 12.45 di lintasan sepanjang 13,626 kilometer Circuit de la Sarthe.
Melalui demonstrasi itu, para penggemar balap akan dapat menyaksikan sekaligus mendengar langsung karakter suara khas mesin pembakaran hidrogen, teknologi yang dinilai mampu mempertahankan sensasi berkendara kendaraan konvensional tanpa bergantung pada bahan bakar fosil.
Pengembangan mesin hidrogen Toyota di arena motorsport sebenarnya telah dimulai beberapa tahun lalu. Perjalanan tersebut diawali melalui tim Rookie Racing yang menurunkan ORC ROOKIE GR Corolla H2 Concept dalam kompetisi Super Taikyu Jepang.
Saat pertama kali berlaga pada 2021, kendaraan tersebut menggunakan hidrogen gas. Dua tahun kemudian, Toyota berhasil melangkah lebih jauh dengan memperkenalkan sistem berbahan bakar hidrogen cair yang menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dan potensi peningkatan performa.
Eksperimen Toyota tidak hanya berlangsung di lintasan sirkuit. Pada 2022, pabrikan tersebut juga memperkenalkan GR Yaris H2 dalam demonstrasi di ajang Kejuaraan Reli Dunia atau World Rally Championship (WRC) seri Ypres Rally di Belgia.
Pengembangan berlanjut ketika GR Yaris Rally2 H2 Concept tampil pada Rally Finland 2025 dan Rallye Monte-Carlo 2026 sebagai bagian dari pengujian teknologi hidrogen di berbagai kondisi kompetisi ekstrem.
Le Mans menjadi panggung penting bagi Toyota untuk memperlihatkan evolusi teknologi hidrogennya.
Pada 2023, ORC ROOKIE GR Corolla H2 Concept sempat melakukan putaran demonstrasi di Circuit de la Sarthe. Pada tahun yang sama, Toyota juga memperkenalkan GR H2 Racing Concept yang memberikan gambaran kemungkinan hadirnya kategori balap hidrogen di masa depan.
Setahun kemudian, tepatnya pada Le Mans 2025, Toyota meluncurkan GR LH2 Racing Concept yang menggunakan hidrogen cair sebagai bahan bakar utama.
Kini, pada Le Mans 2026, teknologi tersebut memasuki tahap yang lebih matang melalui TR LH2 Racing Prototype yang akan menjalani demonstrasi publik pertamanya di hadapan ribuan penonton.
Langkah ini menunjukkan bahwa pengembangan hidrogen Toyota tidak lagi sekadar konsep, melainkan mulai bergerak menuju aplikasi nyata di arena balap internasional.
Di tengah tren global yang berfokus pada kendaraan listrik berbasis baterai, Toyota tetap mempertahankan strategi multi-pathway atau pengembangan berbagai teknologi ramah lingkungan secara bersamaan.
Selain kendaraan listrik murni (BEV), Toyota juga terus mengembangkan teknologi hybrid, plug-in hybrid, fuel cell, hingga mesin pembakaran hidrogen.
Berbeda dengan teknologi fuel cell yang menghasilkan listrik melalui reaksi kimia hidrogen, mesin pembakaran hidrogen tetap bekerja seperti mesin konvensional. Bedanya, bahan bakar yang digunakan adalah hidrogen sehingga emisi karbon dapat ditekan secara signifikan.
Toyota menilai dunia balap menjadi laboratorium ideal untuk menguji ketahanan, keamanan, efisiensi, dan performa teknologi tersebut sebelum suatu hari diterapkan lebih luas pada kendaraan produksi massal.
Sebelum turun ke lintasan Le Mans, TR LH2 Racing Prototype akan dipamerkan lebih dulu kepada publik di area Hydrogen Village.
Area pameran tersebut menampilkan berbagai teknologi dan kendaraan berbasis hidrogen sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai upaya Toyota menuju masyarakat netral karbon.
Hydrogen Village resmi dibuka pada 10 Juni dan menjadi salah satu pusat perhatian dalam rangkaian kegiatan Le Mans 24 Hours tahun ini.