1
1
Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) bernama Arief Wibisono (25) yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat mendaki Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi selamat pada Senin pagi.
Korban ditemukan di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, setelah sempat dinyatakan hilang sejak Sabtu (9/5).
Kapolsek Pameungpeuk Kompol Dedi membenarkan bahwa proses pencarian terhadap mahasiswa ITB tersebut membuahkan hasil positif setelah tim gabungan menyisir sejumlah titik di kawasan pendakian Gunung Puntang.
“Alhamdulillah berhasil ditemukan dengan sehat,” kata Dedi saat dikonfirmasi di Bandung, Senin.
Menurut Dedi, Arief ditemukan setelah diduga keluar dari jalur awal pendakian dengan jarak sekitar delapan kilometer dari titik masuk pendakian. Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh petugas menuju lokasi aman untuk mendapatkan penanganan awal.
“Mahasiswa masih dibawa ke tempat yang aman dulu,” ujarnya.
Sebelumnya, proses pencarian intensif dilakukan oleh tim SAR gabungan setelah Arief dilaporkan hilang kontak ketika turun dari Puncak Mega, Gunung Puntang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Ade Dian Permana menjelaskan bahwa korban mendaki bersama dua rekannya pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.45 WIB melalui jalur Pasir Kuda.
Rombongan tiba di Puncak Mega sekitar pukul 12.00 WIB dan beristirahat selama kurang lebih satu jam sebelum memutuskan turun kembali menuju basecamp Gunung Puntang. Namun dalam perjalanan turun, korban berjalan lebih dahulu meninggalkan dua rekannya.
Ketika dua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, Arief belum terlihat kembali. Situasi itu membuat rekan korban bersama ranger basecamp langsung melakukan pencarian mandiri hingga malam hari.
“Pencarian mandiri bersama ranger basecamp sempat dilakukan pada Sabtu dan hingga pukul 22.00 WIB, namun korban belum ditemukan,” kata Ade.
Karena korban tak kunjung ditemukan, laporan kemudian diteruskan ke Kantor SAR Bandung. Mendapat laporan tersebut, satu tim rescue langsung diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus pencarian bersama unsur SAR gabungan yang sudah berada di area Gunung Puntang.
“Tim rescue Kantor SAR Bandung diberangkatkan untuk melaksanakan asesmen dan pencarian bersama unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi,” ujar Ade.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Bandung, personel Brimob, hingga Tim Ranger Pasir Kuda.
Tim gabungan juga membawa sejumlah perlengkapan pendukung seperti alat mountaineering, perangkat komunikasi, perlengkapan medis, hingga kendaraan rescue guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi.
Selama proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca di kawasan Gunung Puntang dilaporkan berawan. Meski demikian, tim SAR tetap melanjutkan penyisiran di sejumlah jalur yang diduga dilalui korban. Fokus pencarian dilakukan pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi tersesatnya pendaki, termasuk jalur alternatif dan area di luar trek utama.
Keberhasilan menemukan Arief dalam keadaan selamat menjadi kabar melegakan bagi keluarga, rekan pendaki, maupun tim SAR yang terlibat dalam operasi tersebut.
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi para pendaki agar tetap mematuhi prosedur keselamatan selama melakukan aktivitas di alam terbuka, termasuk tidak berjalan terpisah dari rombongan dan selalu memperhatikan jalur resmi pendakian.
Gunung Puntang sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi pendakian populer di Kabupaten Bandung yang memiliki medan cukup menantang dengan jalur hutan dan area berkabut pada waktu tertentu. Kondisi tersebut membuat pendaki berisiko kehilangan arah apabila tidak memahami jalur atau terpisah dari kelompok.
Hingga kini, pihak SAR belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kondisi detail korban setelah dievakuasi. Namun berdasarkan informasi awal, Arief ditemukan dalam keadaan sehat dan sadar setelah sempat hilang kontak selama lebih dari satu hari di kawasan Gunung Puntang.